Keindahan Tidak Tersembunyi Tangkahan

Perjalanan ke Tangkahan (1) Bus yang kami tumpangi disalip mobil jenis pick-up dengan kecepatan tinggi. Jalan bercampur tanah dan batu di tengah hujan gerimis tak membuat si supir mengurangi kecepatan. Kami memang sudah lewat dari jadwal ketibaan. Matahari sebentar lagi tenggelam, tapi si supir kami masih belum yakin betul dengan rute yang dipilihnya.   Sekitar…

Nikmatnya Daging Impala di Carnivore

Dingin menusuk tulang. Bahkan di dalam bus sekali pun. Saya menyesal tidak membawa baju hangat yang cukup tebal dari Jakarta. Kini, kurang dari 10 jalam setelah mendarat di Johannesburg, kami sudah berada di jalan tol menuju pinggiran kota, kawasan pedesaan, Muldersdrift. Perjalanan sekitar 30 menit. Suasana di dalam bus senyap. Sepertinya semua menahan dingin. Dan…

Mengenal Nama-nama Nusantara dari Legenda Telaga Remis

Giri Laya menghempaskan diri di kursinya sesaat setelah putrinya, Ratna Pandan Kuning, meninggakan ruangan. Langkah putrinya yang keras menyisakan perdebatan antara mereka. Giri Laya marah, bingung, tapi juga bercampur bangga. Putrinya yang cantik jelita menolak semua pinangan. Penguasa Kesultanan Cirebon itu sebenarnya memiliki calon untuk putrinya. Elang Drajat. Pria gagah yang selalu siap berada di…

Sebentar tapi Berkesan di Nong Nooch

Supir bus rombongan kami berkali-kali melihat jam di lengannya. Dia mulai gelisah. Dia harus membawa rombongan dari Pattaya City ke Bangkok tanpa kehilangan waktu alias on time. Kota Bangkok hari itu tidak seperti biasanya. Jalan-jalan utama akan ditutup dalam rangka acara “Bike for Dad.” Ribuan pesepeda akan tumpah ke jalan untuk memperingati ulang tahun Raja…

Jejak Penindasan di Mandela House

Winnie Mandela terbangun dari tidurnya. Bukan karena hembusan angin musim dingin yang menusuk tulang. Tapi karena perasaannya sebagai seorang wanita sangat tidak enak. Ada sesuatu yang menghantui sejak semalam, dan semakin meresahkan jelang matahari terbit. Ketika itu bulan Mei 1969. Sebentar lagi memasuki musim dingin yang menusuk. Winnie menatap ke celah-celah dinding rumah kecilnya. Di…

Menikmati Sunset di Bumi Duan Lolat

Kabut dan gerimis tidak mau mengikuti kami. Ia hanya mengantar sampai pesawat terbang meninggi meninggalkan kota Ambon. Setengah jam kemudian kami disambut langit biru yang cerah di Bandara Udara Mathilda Batlayeri. Selamat datang di Bumi Duan Lolat. Selamat datang di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Secara administrasi, wilayah ini masuk ke provinsi Maluku. Tapi secara geografis…

Ngopi di Desa Saukabu Rajaampat

Angin laut semakin kencang saat perahu cepat membelah laut di kawasan Rajaampat. Sejumlah perahu cepat yang tadi berangkat bersama-sama kini semakin menjauh. Satu-satu berpencar. Dalam hitungan menit, hanya perahu kami yang berada di tengah lautan. Tidak banyak yang bisa dilakukan saat berada di perahu cepat. Bermain cipratan air sudah, dan tidak seasyik yang dikira karena…

Liburan di Green House

Saya memelankan laju kendaraan menjelang pertigaan menuju Ciumbuleuit dari arah Setiabudi. Buat orang Bandung, atau yang pernah tinggal di sana, pertigaan ini sangat terkenal. Pertigaan yang mempertemukan jalan Setiabudi, Ciumbuleuit, dan Siliwangi. Mahasiswa, turis, dan tentu saja urang Bandung apal pisan dengan pertigaan ini. Klakson dari mobil di belakang memaksa saya menekan gas lebih dalam. Biasanya saya…

Belajar Merawat Lingkungan dari Jerry

Seorang anak warga kampung Fam di kepulauan Fam, Kabupaten Rajaampat, Papua Barat, mengayuh sampan kecilnya di  pinggir dermaga desa yang kecil. Dari daratan beberapa orang berteriak. “Jerry… Jerry.. tempo (cepat),” teriak seorang perempuan. Mungkin kerabatnya. Si ibu meminta Jerry mendekat dan mengambil sesuatu yang tergenang di air. Mereka menunjuk benda berceceran di air tersebut. Benda…

Rihatkan Kaki, Nikmati Kopi

Nyanyian teman-teman di dalam minibus mulai hilang. Kontras sekali ketika berangkat pagi tadi. Sepertinya perlu singgah untuk memecahkan kebosanan. Ketika kamu berada di sekitar Ubud, Bali, tempat terbaik untuk melakukan itu adalah berkunjung ke warung  kopi. Minibus mengarah ke parkir, mencari posisi, dan mesin pun mati. Nama tempat ini Satria Coffee Plantation. Jangan terkecoh dan kata…

Diganggu Mendung di Bromo

Jalan berlubang naik turun mengocok seisi jip Toyota Hartop. Saya yang duduk di bangku depan ikut mental ke atas, ke kiri dan ke kanan. Pegangan yang kuat, kawan. Sekitar pukul satu malam, jip memasuki desa Lumbang di Probolinggo.   Jip terus melaju. Menembus malam, melibas jalanan setengah jadi, terkadang hanya tanah licin. Semakin lama, semakin…