Keindahan Tidak Tersembunyi Tangkahan

Perjalanan ke Tangkahan (1) Bus yang kami tumpangi disalip mobil jenis pick-up dengan kecepatan tinggi. Jalan bercampur tanah dan batu di tengah hujan gerimis tak membuat si supir mengurangi kecepatan. Kami memang sudah lewat dari jadwal ketibaan. Matahari sebentar lagi tenggelam, tapi si supir kami masih belum yakin betul dengan rute yang dipilihnya.   Sekitar…

Mengenal Nama-nama Nusantara dari Legenda Telaga Remis

Giri Laya menghempaskan diri di kursinya sesaat setelah putrinya, Ratna Pandan Kuning, meninggakan ruangan. Langkah putrinya yang keras menyisakan perdebatan antara mereka. Giri Laya marah, bingung, tapi juga bercampur bangga. Putrinya yang cantik jelita menolak semua pinangan. Penguasa Kesultanan Cirebon itu sebenarnya memiliki calon untuk putrinya. Elang Drajat. Pria gagah yang selalu siap berada di…

Sebentar tapi Berkesan di Nong Nooch

Supir bus rombongan kami berkali-kali melihat jam di lengannya. Dia mulai gelisah. Dia harus membawa rombongan dari Pattaya City ke Bangkok tanpa kehilangan waktu alias on time. Kota Bangkok hari itu tidak seperti biasanya. Jalan-jalan utama akan ditutup dalam rangka acara “Bike for Dad.” Ribuan pesepeda akan tumpah ke jalan untuk memperingati ulang tahun Raja…

Jejak Penindasan di Mandela House

Winnie Mandela terbangun dari tidurnya. Bukan karena hembusan angin musim dingin yang menusuk tulang. Tapi karena perasaannya sebagai seorang wanita sangat tidak enak. Ada sesuatu yang menghantui sejak semalam, dan semakin meresahkan jelang matahari terbit. Ketika itu bulan Mei 1969. Sebentar lagi memasuki musim dingin yang menusuk. Winnie menatap ke celah-celah dinding rumah kecilnya. Di…

Jelajah Laut Dangkal Bukit Karst Raja Ampat

Vita  menahan diri untuk tidak menceburkan badannya ke laut dangkal di perairan Misool, Raja Ampat. Sejak awal perjalanan dia selalu bertanya kapan bisa berenang dan menyelam. Perairan Namlool, Misool, memang menggoda. Apalagi perairan dangkal yang mengitari bukit-bukit karst yang berserakan. Siapa pun akan tergoda menceburkan diri, ya minimal melangkah di air yang jernih itu. Bukit…

Menikmati Sunset di Bumi Duan Lolat

Kabut dan gerimis tidak mau mengikuti kami. Ia hanya mengantar sampai pesawat terbang meninggi meninggalkan kota Ambon. Setengah jam kemudian kami disambut langit biru yang cerah di Bandara Udara Mathilda Batlayeri. Selamat datang di Bumi Duan Lolat. Selamat datang di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Secara administrasi, wilayah ini masuk ke provinsi Maluku. Tapi secara geografis…

Ngopi di Desa Saukabu Rajaampat

Angin laut semakin kencang saat perahu cepat membelah laut di kawasan Rajaampat. Sejumlah perahu cepat yang tadi berangkat bersama-sama kini semakin menjauh. Satu-satu berpencar. Dalam hitungan menit, hanya perahu kami yang berada di tengah lautan. Tidak banyak yang bisa dilakukan saat berada di perahu cepat. Bermain cipratan air sudah, dan tidak seasyik yang dikira karena…

Menanti Kayu untuk Gereja Tua Sikka

Penduduk desa semakin tidak sabar menunggu kedatangan kapal pembawa kayu dari pulau seberang. Semakin hari semakin tidak sabar. Seorang Imam (tokoh agama) mencoba menenangkan mereka, tapi dia sendiri juga bergelut menahan rasa tak sabar. Hari berganti minggu. Lalu bulan pertama, kedua, dan ketiga. Akhirnya kapal datang. Penduduk kampung berteriak-teriak di pinggir pantai. Sang Imam tergopoh-gopoh…

Liburan di Green House

Saya memelankan laju kendaraan menjelang pertigaan menuju Ciumbuleuit dari arah Setiabudi. Buat orang Bandung, atau yang pernah tinggal di sana, pertigaan ini sangat terkenal. Pertigaan yang mempertemukan jalan Setiabudi, Ciumbuleuit, dan Siliwangi. Mahasiswa, turis, dan tentu saja urang Bandung apal pisan dengan pertigaan ini. Klakson dari mobil di belakang memaksa saya menekan gas lebih dalam. Biasanya saya…

Singgah dalam Keindahan di Anyer

GPS menyuruh kami berhenti di pinggir di jalan Raya Anyer km 145. Sangat gelap karena jam sudah mendekati pukul 12 malam. Bingung campur letih karena berada di jalan selama hampir 15 jam. Ya, berangkat jam 9 pagi dari Jakarta dan sampai di tujuan jelang pukul 12 malam. Di waktu normal dan bergerak santai, jarak segini…

Diganggu Mendung di Bromo

Jalan berlubang naik turun mengocok seisi jip Toyota Hartop. Saya yang duduk di bangku depan ikut mental ke atas, ke kiri dan ke kanan. Pegangan yang kuat, kawan. Sekitar pukul satu malam, jip memasuki desa Lumbang di Probolinggo.   Jip terus melaju. Menembus malam, melibas jalanan setengah jadi, terkadang hanya tanah licin. Semakin lama, semakin…

Masuk Kandang Singa di Joburg

Saya mengamati rumah-rumah gubuk dari jendela bus yang melaju kencang di jalan tol. Di Afrika Selatan, jalan tol gratis, tanpa gardu. Kendaraan keluar masuk sepuasnya. Tak lama keluar tol, bus  memasuki kawasan Lion & Safari Park. Gerbang masuk tak jauh dari parkir kendaraan. Lion & Safari Park tidak terlalu besar, tapi cocok untuk penduduk kota…