Menikahlah, Uji Kebebasanmu

Ucapan selamat mengalir di satu grup alumni. Anggotanya kebanyakan di atas umur 47, mungkin ada yang sudah 50. Ceritanya, seorang alumnus menikah lagi. Foto bersama pasangan barunya yang di pajang di grup tampak sangat bahagia. Ucapan yang datang silih berganti itu semuanya bernada positif. Tapi ada sedikit rasa penasaran masing-masing anggota, meski mereka tidak memperlihatkan…

Ketika Bapak Tidak Menyapa

Bocah laki-laki melihat dari jauh menembus jeruji lapangan tenis. Semakin lama, tanpa disadarinya, semakin mendekat. Tangan-tangan mungilnya memegang jeruji. Matanya tak henti memandangi gerak bola tenis. Sesekali dia mendengar teriakan ketika orang memukul bola dengan raket. Di sana ada dua pasangan yang sedang berlatih, satu orang pelatih yang sangat bersemangat. Mata bocah itu sesekali mengarah…

Selamat Memilih Monyet

“Selamat pagi, Pak,” sapa mantan ibu Ketua RT tempat tinggal saya sambil memelankan laju motornya. Suasana seperti ini beberapa kali terjadi. Tapi sepertinya kali ini ada yang berbeda. Saat motor berhenti, dia melanjutkan obrolan. “Minta tolong ya, Pak. Nanti dibantu, yang tanggal 9. Pilih si … (sensor).” Saya hanya mengiyakan, sambil melanjutkan mengajak Risa dan…

Oh, Siklus Hidup Mati

Tertegun. Prawinoto ingat masa kecilnya di kampung, sebuah dataran tinggi di utara Sumatera sana. Teman kecilnya banyak. Saat membaca berita obituari di WAG, dia mengingat-ingat wajah temannya yang meninggal karena sakit itu. Lama baru dia ingat. Itu pun terbantu foto di grup. Oh, dia. Mereka pernah akrab. Akrab soal apa dan kapan tentu saja lupa….

Bertamu Saat Desa Adat Limbungan Berbenah

Kami tidak puas dengan dua desa adat yang sudah dikunjungi di Lombok, NTB. Desa adat Sade dan Ende yang terletak di kawasan Lombok Tengah terlalu ramai. Kesan komersil melekat di kedua desa ini. Apakah ada desa adat lain yang kayak dikunjungi? Tidak ada yang bisa menjawab seketika.  Di tengah percakapan saat santap siang, muncullah nama desa…

Sepatu Beku Pengungsi. Kisah Warga di Yezid di Suriah

Maya melangkah pelan keluar dari salah satu tenda pengungsi di kamp Kaberto, dekat Dohuk, daerah Kurdistan di Irak. Ini tenda pengungsi Yezid, warga yang terbuang dari tanah kelahiran karena mereka menganut keyakinan yang berbeda. Tenda dari terpal dengan ikatan seadanya itu basah. Ratusan tenda lain dengan kondisi sama di sekitarnya. Dari atas kelihatan seperti bulatan…