Rihatkan Kaki, Nikmati Kopi

Nyanyian teman-teman di dalam minibus mulai hilang. Kontras sekali ketika berangkat pagi tadi. Sepertinya perlu singgah untuk memecahkan kebosanan. Ketika kamu berada di sekitar Ubud, Bali, tempat terbaik untuk melakukan itu adalah berkunjung ke warung  kopi. Minibus mengarah ke parkir, mencari posisi, dan mesin pun mati. Nama tempat ini Satria Coffee Plantation. Jangan terkecoh dan kata…

Jangan Hanya Motret Panggung

Saya dan Ricky melewati berbagai check point di kawasan Monas untuk masuk ke post para forografer. Saya agak deg-degan karena bukan fotografer resmi. Ricky lebih santai. Acara seperti ini santapan dia selama bertahun-tahun. Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk RI 1, berada di lokasi kami. Ricky bertugas membuat content visual. Hasil jepretannya akan naik hari itu…

Proses Approval; Love – Hate Relationship

“Menjelang peringatan Hari Kartini, bagaimana kalau mba kita bikinin profil,”  tanya saya pada salah seorang klien. Ini pertanyaan basa-basi sebenarnya. Tujuan saya agar dia meluangkan waktu untuk approval. Banyak content yang butuh approval dari dia. Sementara tim di bawahnya tak banyak membantu. Rupa-rupanya si mba bukan tipe percaya anak buah dan tak suka mendelagasikan pekerjaan….

Singgah dalam Keindahan di Anyer

GPS menyuruh kami berhenti di pinggir di jalan Raya Anyer km 145. Sangat gelap karena jam sudah mendekati pukul 12 malam. Bingung campur letih karena berada di jalan selama hampir 15 jam. Ya, berangkat jam 9 pagi dari Jakarta dan sampai di tujuan jelang pukul 12 malam. Di waktu normal dan bergerak santai, jarak segini…

Seribu Wajah Freelancer

Seorang senior saya di media dulu beberapa kali mengontak dan menanyakan proyek yang rencananya saya pegang. Saya memang sempat bergurau ngejak dia sebagai freelancer. Tunggu punya tunggu, proyek tak kunjung deal. Eh, malah proyek lain yang siap jalan. Saya lupa mengabari dia, atau mungkin saya merasa proyek ini tidak cocok untuknya. Dia juga tidak ada…

Diganggu Mendung di Bromo

Jalan berlubang naik turun mengocok seisi jip Toyota Hartop. Saya yang duduk di bangku depan ikut mental ke atas, ke kiri dan ke kanan. Pegangan yang kuat, kawan. Sekitar pukul satu malam, jip memasuki desa Lumbang di Probolinggo.   Jip terus melaju. Menembus malam, melibas jalanan setengah jadi, terkadang hanya tanah licin. Semakin lama, semakin…

First Meeting, First Impression

Saya berulangkali mengontak teman, temannya teman, dan temannya temannya teman lewat WA. Akhirnya nyantol satu. Seorang penulis lepas.  Cewek. Sebenarnya banyak yang bersedia, tapi hanya dia ready saat itu untu bertemu calon klien. Saya belum pernah bertemu muka dengan dia, juga belum pernah bertemu calon klien. So, here we are. Itu cerita singkat awal saya…

Membayangkan Adegan Aksi Film Hong Kong di Wing Shun St

Saya langsung membayangkan adegan kejar-kejaran antara preman dan polisi di beberapa film Hong Kong ketika menyusuri jalan Wing Shun St. Jalan raya ini diapit gedung-gedung pencakar langit. Taksi merah putih kha Hongkong sesekali lewat. Saya mengamati supirnya. Jangan-jangan Chou Yun Fat. Saya sebenarnya enggak terlalu semangat pergi ke Hong Kong. Ah, paling seperti Taipei yang…

Menyambut Pagi di Sawah Terasering

Gelap berangsur hilang ketika menyusuri jalan Tegalalang, Gianyar. Lampu-lampu rumah masih menyala, tapi matahari pelan-pelan mengalahkan terang mereka. Ketika melengkah, sama sekali tak terlihat keindahan sawah terasering yang legendaris itu. Tidak ada waktu terbaik selain di pagi hari untuk menikmati keindahan hijaunya deretan tanaman padi di kawasan Tegalalang, Gianyar. Ini salah satu tempat favorit wisatawan…

Live Under Par

Gavin mengamati saya melakukan pukulan putting, yaitu pukulan memasukkan bola ke lubang di olahraga golf. Sebagai pegolf pemula, saya semakin tak fokus diamati. Puk! Benar. Bola pun meleset. Gavin segera memberi “masukan”. Katanya, harus memukul begini, arahin ke sana, ini itu, ini itu. Di lain permainan, teman golf yang lain memberi masukan yang sama ke…

Naik Perahu Batu di Saumlaki

Keluarga Marga Baptian duduk di haluan Natar Sori. Diikuti keluarga Ayowembun yang duduk di bagian kiri. Setelah marga-marga lain mengambil posisi duduk, musyawarah para petinggi desa pun dimulai. Itu cerita singkat sejarah Perahu Batu (Natar Sori) di Saumlaki. Saya dan beberapa teman tak melihat ada perahu ketika memasuki desa Sangliat Dol di Saumlaki, Maluku Tenggara…

Masuk Kandang Singa di Joburg

Saya mengamati rumah-rumah gubuk dari jendela bus yang melaju kencang di jalan tol. Di Afrika Selatan, jalan tol gratis, tanpa gardu. Kendaraan keluar masuk sepuasnya. Tak lama keluar tol, bus  memasuki kawasan Lion & Safari Park. Gerbang masuk tak jauh dari parkir kendaraan. Lion & Safari Park tidak terlalu besar, tapi cocok untuk penduduk kota…