Habis Macet-Macetan Terbitlah Bunga-Bunga

Kendaraan tumpah ruah di jalan yang menanjak dan menyempit. Sopir roda empat pasrah hanya bisa mengandalkan gigi satu atau dua. Jarang menyentuh atau mendorong gigi tiga. Rider roda dua saling menempel dan bersisian. Beberapa rider mencoba menyalip, tapi akhirnya terhenti beberapa meter di depan. Beginilah pengalaman dan pemandangan saat melakukan perjalanan ke kawasan Puncak, Bogor,…

Jelajah Laut Dangkal Bukit Karst Raja Ampat

Vita  menahan diri untuk tidak menceburkan badannya ke laut dangkal di perairan Misool, Raja Ampat. Sejak awal perjalanan dia selalu bertanya kapan bisa berenang dan menyelam. Perairan Namlool, Misool, memang menggoda. Apalagi perairan dangkal yang mengitari bukit-bukit karst yang berserakan. Siapa pun akan tergoda menceburkan diri, ya minimal melangkah di air yang jernih itu. Bukit…

Menikmati Sunset di Bumi Duan Lolat

Kabut dan gerimis tidak mau mengikuti kami. Ia hanya mengantar sampai pesawat terbang meninggi meninggalkan kota Ambon. Setengah jam kemudian kami disambut langit biru yang cerah di Bandara Udara Mathilda Batlayeri. Selamat datang di Bumi Duan Lolat. Selamat datang di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Secara administrasi, wilayah ini masuk ke provinsi Maluku. Tapi secara geografis…

Ngopi di Desa Saukabu Rajaampat

Angin laut semakin kencang saat perahu cepat membelah laut di kawasan Rajaampat. Sejumlah perahu cepat yang tadi berangkat bersama-sama kini semakin menjauh. Satu-satu berpencar. Dalam hitungan menit, hanya perahu kami yang berada di tengah lautan. Tidak banyak yang bisa dilakukan saat berada di perahu cepat. Bermain cipratan air sudah, dan tidak seasyik yang dikira karena…

Menanti Kayu untuk Gereja Tua Sikka

Penduduk desa semakin tidak sabar menunggu kedatangan kapal pembawa kayu dari pulau seberang. Semakin hari semakin tidak sabar. Seorang Imam (tokoh agama) mencoba menenangkan mereka, tapi dia sendiri juga bergelut menahan rasa tak sabar. Hari berganti minggu. Lalu bulan pertama, kedua, dan ketiga. Akhirnya kapal datang. Penduduk kampung berteriak-teriak di pinggir pantai. Sang Imam tergopoh-gopoh…

Belajar Merawat Lingkungan dari Jerry

Seorang anak warga kampung Fam di kepulauan Fam, Kabupaten Rajaampat, Papua Barat, mengayuh sampan kecilnya di  pinggir dermaga desa yang kecil. Dari daratan beberapa orang berteriak. “Jerry… Jerry.. tempo (cepat),” teriak seorang perempuan. Mungkin kerabatnya. Si ibu meminta Jerry mendekat dan mengambil sesuatu yang tergenang di air. Mereka menunjuk benda berceceran di air tersebut. Benda…

Tarian Perang Tua Reta Lou

Beberapa pria kekar berkulit gelap mengamati kami. Mereka mengenakan lensu, tutup kepala khas suku Flores. Semua bertelanjang dada. Sarung terlilit di pinggang. Mereka lalu berbaris. Satu orang membawa semacam tiang, yang lain menggotong penyangganya. Sesekali pantulan sinar matahari tampak dari tubuh mereka yang mengkilap. Hari itu terik sekali. Lapangan tanah tempat mereka berkumpul sangat kering….

Rihatkan Kaki, Nikmati Kopi

Nyanyian teman-teman di dalam minibus mulai hilang. Kontras sekali ketika berangkat pagi tadi. Sepertinya perlu singgah untuk memecahkan kebosanan. Ketika kamu berada di sekitar Ubud, Bali, tempat terbaik untuk melakukan itu adalah berkunjung ke warung  kopi. Minibus mengarah ke parkir, mencari posisi, dan mesin pun mati. Nama tempat ini Satria Coffee Plantation. Jangan terkecoh dan kata…

Singgah dalam Keindahan di Anyer

GPS menyuruh kami berhenti di pinggir di jalan Raya Anyer km 145. Sangat gelap karena jam sudah mendekati pukul 12 malam. Bingung campur letih karena berada di jalan selama hampir 15 jam. Ya, berangkat jam 9 pagi dari Jakarta dan sampai di tujuan jelang pukul 12 malam. Di waktu normal dan bergerak santai, jarak segini…

Diganggu Mendung di Bromo

Jalan berlubang naik turun mengocok seisi jip Toyota Hartop. Saya yang duduk di bangku depan ikut mental ke atas, ke kiri dan ke kanan. Pegangan yang kuat, kawan. Sekitar pukul satu malam, jip memasuki desa Lumbang di Probolinggo.   Jip terus melaju. Menembus malam, melibas jalanan setengah jadi, terkadang hanya tanah licin. Semakin lama, semakin…

Menyambut Pagi di Sawah Terasering

Gelap berangsur hilang ketika menyusuri jalan Tegalalang, Gianyar. Lampu-lampu rumah masih menyala, tapi matahari pelan-pelan mengalahkan terang mereka. Ketika melengkah, sama sekali tak terlihat keindahan sawah terasering yang legendaris itu. Tidak ada waktu terbaik selain di pagi hari untuk menikmati keindahan hijaunya deretan tanaman padi di kawasan Tegalalang, Gianyar. Ini salah satu tempat favorit wisatawan…

Live Under Par

Gavin mengamati saya melakukan pukulan putting, yaitu pukulan memasukkan bola ke lubang di olahraga golf. Sebagai pegolf pemula, saya semakin tak fokus diamati. Puk! Benar. Bola pun meleset. Gavin segera memberi “masukan”. Katanya, harus memukul begini, arahin ke sana, ini itu, ini itu. Di lain permainan, teman golf yang lain memberi masukan yang sama ke…