Apakah Anda Bahagia saat Online

Berapa kali Anda online setiap hari? Mudah menjawabnya. Selalu. Saya memiliki dua hape pintar. Beberapa kali saya memegang keduanya bersamaan. Saat sadar saya merasa sangat bodoh. Saya tentu tidak sendirian. Sering orang kejatuhan hape saat berbaring di tempat tidur. Saya juga pernah. Tapi sekarang jarang sekali ketimpaan hape karena lebih sering meletakkannya saat jelang tidur….

Menikahlah, Uji Kebebasanmu

Ucapan selamat mengalir di satu grup alumni. Anggotanya kebanyakan di atas umur 47, mungkin ada yang sudah 50. Ceritanya, seorang alumnus menikah lagi. Foto bersama pasangan barunya yang di pajang di grup tampak sangat bahagia. Ucapan yang datang silih berganti itu semuanya bernada positif. Tapi ada sedikit rasa penasaran masing-masing anggota, meski mereka tidak memperlihatkan…

Ketika Bapak Tidak Menyapa

Bocah laki-laki melihat dari jauh menembus jeruji lapangan tenis. Semakin lama, tanpa disadarinya, semakin mendekat. Tangan-tangan mungilnya memegang jeruji. Matanya tak henti memandangi gerak bola tenis. Sesekali dia mendengar teriakan ketika orang memukul bola dengan raket. Di sana ada dua pasangan yang sedang berlatih, satu orang pelatih yang sangat bersemangat. Mata bocah itu sesekali mengarah…

Selamat Memilih Monyet

“Selamat pagi, Pak,” sapa mantan ibu Ketua RT tempat tinggal saya sambil memelankan laju motornya. Suasana seperti ini beberapa kali terjadi. Tapi sepertinya kali ini ada yang berbeda. Saat motor berhenti, dia melanjutkan obrolan. “Minta tolong ya, Pak. Nanti dibantu, yang tanggal 9. Pilih si … (sensor).” Saya hanya mengiyakan, sambil melanjutkan mengajak Risa dan…

Cerita Gary dan Diego

“Aku nyaris bertepuk tangan ketika dia mencetak gol luar biasa itu ke gawang kami,” ujar Gary Lineker, mengenang gol jenius Diego Maradona saat mengalahkan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986. Kisah kekalahan Inggris ini berserakan dimana-mana dan, selalu disertai pro dan kontra. Menurut saya, yang menyaksikan langsung laga itu di tivi, dianalisis seperti apa…

Perbanyak Berkebun, Kurangi Berpolitik

Prawinoto memungut tanaman setengah mati di tempat sampah. Entah jenis apa, yang jelas berdaun lebar. Tanaman itu dalam keadaan setengah mati dalam arti sebenarnya. Satu daunnya sudah rontok, satunya lagi akan rontok. Akarnya mulau kering. Beberapa hari lagi pasti mati. Prawinoto merawatnya seperti tanaman baru. Sering disiram dan diberi pot besar. Kini sehat dan hijau….

Oh, Siklus Hidup Mati

Tertegun. Prawinoto ingat masa kecilnya di kampung, sebuah dataran tinggi di utara Sumatera sana. Teman kecilnya banyak. Saat membaca berita obituari di WAG, dia mengingat-ingat wajah temannya yang meninggal karena sakit itu. Lama baru dia ingat. Itu pun terbantu foto di grup. Oh, dia. Mereka pernah akrab. Akrab soal apa dan kapan tentu saja lupa….

Cincin dan sebuah Cerita

“Selamat pagi, Bung,” suara berwibawa agak berlogat Jawa mengagetkan saya dari belakang. Saya berbalik badan, dan membeku setelah melihat si pemilik suara. Jakob Oetama. Salah seorang pendiri perusahaan media Kompas Gramedia (KG). Saya tak tahu mau berbuat apa. Sosok itu melangkah mendekat. Tenang. Menyodorkan tangannya. Kami bersalaman. Bos saya tergopoh-gopoh keluar dari ruangannya menyambut sang…

Pilih Taktik, Lupakan Dulu Strategi

Di grup sosmed, bekas teman kantor saya mem-posting foto laptopnya dengan latar belakang orang sedang makan. Dia menulis caption, ”Semangat kerja.” Teman lain menimpali, “Belum ngantor, lo?” Bekerja di kantor atau dari rumah memang menjadi hal lumrah di saat pandemi. “Belum, hanya 30-50 karyawan yang masuk kantor,” katanya. Itu artinya, hanya 10-15 orang yang bisa…

Ketakukan. Emosi Paling Tinggi

“Aku tak bisa bernafas, tolong,” suaranya terengah-engah. Dia menahan sakit luar biasa di leher. “Mama,” katanya lagi. Petugas yang menekan lehernya tak peduli. “Kamu bisa ngomong lancar, kok,” semprot si petugas tanpa melihat. Selama hampir tiga menit lehernya berada di antara lutut petugas dengan aspal. Sang petugas lalu mengangkat lututnya. Korbannya sudah tak berdaya. Tapi…

Proses Approval; Love – Hate Relationship

“Menjelang peringatan Hari Kartini, bagaimana kalau mba kita bikinin profil,”  tanya saya pada salah seorang klien. Ini pertanyaan basa-basi sebenarnya. Tujuan saya agar dia meluangkan waktu untuk approval. Banyak content yang butuh approval dari dia. Sementara tim di bawahnya tak banyak membantu. Rupa-rupanya si mba bukan tipe percaya anak buah dan tak suka mendelagasikan pekerjaan….

Seribu Wajah Freelancer

Seorang senior saya di media dulu beberapa kali mengontak dan menanyakan proyek yang rencananya saya pegang. Saya memang sempat bergurau ngejak dia sebagai freelancer. Tunggu punya tunggu, proyek tak kunjung deal. Eh, malah proyek lain yang siap jalan. Saya lupa mengabari dia, atau mungkin saya merasa proyek ini tidak cocok untuknya. Dia juga tidak ada…