Respect Kunci Pernikahan Bahagia 

 

Photo by Agafonova Photo from Pexels

“Bro, ngorol dengan pasangan sudah enggak kayak dulu.” Seorang teman bertanya.

“Bagus dong, enggak ada yang ngomel-ngomel.” Saya balas dengan bercanda.

Tapi teman saya serius. Dia khawatir berkurangnya komunikasi akan mempengaruhi masa depan pernikahannya yang sudah memasuki belasan tahun. 

Komunikasi bukan satu-atunya yang membuat pernikahan atau hubungan bahagia. Bahkan kunci hubungan belum tentu komunikasi. Ini berdasarkan studi, atau survei yang didapat dari pengalaman langsung mereka yang sudah menikah lebih dari 50 tahun dan bahagia.

Komunikasi bukan hal terpenting dan utama dalam mencapai pernikahan bahagia. Respect adalah kuncinya. Respect bisa diterjemahkan suatu tindakan menjunjung, menghormati, menghargai, rasa hormat, atau penghormatan. Silahkan pilih sesuai selera. 

Ketika ingin menikah, Mark Manson – blogger dan penulis buku – meminta saran dari orang-orang yang tak dikenalnya. Ribuan saran pernikahan masuk ke blog-nya. Kesimpulan Mark, mereka yang menikah dan bahagia hingga 20 tahun mengatakan komunikasi sebagai kunci pernikahan bahagia adalah berlebihan.

Untuk lebih meyakinkan, Mark juga bertanya apa masalah utama mereka yang bercerai. Komunikasi yang perlu diperbaiki. Atau, salah satu pasangan menuntut komunikasi yang lebih. 

Argumen komunikasi sebagai biang kegagalan rumah tangga tak terlalu sulit dipahami. Ketika Anda hidup bersama seseorang selama belasan tahun, bahkan hingga beberapa dekade, pasti terjadi kegagalan komunikasi. Di satu momen, Anda bahkan seperti tidak mengenal dan memahami pasangan Anda.   

Itu hal yang wajar. Selalu terjadi jika Anda menikah dengan manusia. (Entah jika menikah dengan boneka)

Lalu kenapa respect?

Respect membutuhkan orang lain. Untuk mendapatkan respect diperlukan pemberi respect. Sehingga, dalam konteks sebuah hubungan, respect menjadi hubungan yang saling mengagumi. Ketika Anda respect pada seseorang, Anda akan mengaguminya apa adanya dan menerima karakternya secara utuh. Ketika dia berbuat kesalahan, Anda bisa mengerti atau memaafkan. Begitu juga sebaliknya. 

Respect juga bisa menjadi timeless jika Anda menjadikan sebagai sebuah prinsip utama. 

Jika komunikasi Anda dengan pasangan saat ini tidak baik, dunia tidak kiamat. Tapi berusaha untuk memperbaikinya. Komunikasi tak harus seperti dulu. Tapi jangan sampai Anda kehilangan respect pada pasangan. Selesai. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.