Ngopi di Desa Saukabu Rajaampat

Angin laut semakin kencang saat perahu cepat membelah laut di kawasan Rajaampat. Sejumlah perahu cepat yang tadi berangkat bersama-sama kini semakin menjauh. Satu-satu berpencar. Dalam hitungan menit, hanya perahu kami yang berada di tengah lautan.

Tidak banyak yang bisa dilakukan saat berada di perahu cepat. Bermain cipratan air sudah, dan tidak seasyik yang dikira karena perahu bergerak sangat cepat. Alih-alih menikmati pemandangan, penumpang sibuk meraih pegangan saat ombak kecil beradu dengan moncong perahu. Suatu kali hantaman ombak sangat keras sehingga semua penumpang terangkat dan pantat mendarat di bangku yang keras. Buk!

Kurang dari sejam, perahu mulai melambat. Belum terlihat ada daratan. Tapi titik di seberang sana semakin besar. Sepertinya itu daratan yang akan dituju. Perahu memantapkan moncongnya menuju ke arah sana. Semakin dekat. Ya, pemandangan hijau dari kejauhan tadi menjadi deretan pohon kelapa yang meneduhi rumah-rumah penduduk.

Perahu memutar sedikit. Tampak dermaga kecil. Beberapa perahu sudah parkir di sana. Mesin perahu mati, berganti menjadi suara omba kecil dan desiran angin. Selamat datang di desa Saukabu di  Pulau Fam (Pam), Rajaampat. Beberapa penduduk di dermaga mengamati kami.

Desa kecil yang indah ini sering dijadikan tempat persinggahan saat melakukan perjalanan ke Pianemo. Ada beberapa desa atau kampung menarik untuk disinggahi. Beberapa kampung memiliki rumah atau villa sederhana yang bisa dipakai untuk menginap.

Kami tidak mencari penginapan. Hanya singgah dan menikmati pemandangan. Saya memesan kopi di warung kecil. Tidak ada yang lebih nikmat seteguk kopi panas di tengah keindahan seperti ini.

Kopi habis. Lelah sedikit hilang, tapi kepala fresh. Mari melanjutkan perjalanan. Melawan angin kencang dan menembus omba laut Rajaampat.

3 Comments Add yours

  1. adnabilah says:

    Bersih banget pasirnya! Kapan ya kesampaian untuk ke Rajaampat..

  2. Alid Abdul says:

    Aduh aku kangen pantai, gara-gara pandemi gak bisa plesiran. Baca tulisan ini makin mupeng pengen ke pantai.

    Someday aku bakalan ke Raja Ampat, nunggu tiket pesawat diskonan gede hehe.

    1. kartosar says:

      semangat bro..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.