Membayangkan Adegan Aksi Film Hong Kong di Wing Shun St

Saya langsung membayangkan adegan kejar-kejaran antara preman dan polisi di beberapa film Hong Kong ketika menyusuri jalan Wing Shun St. Jalan raya ini diapit gedung-gedung pencakar langit. Taksi merah putih kha Hongkong sesekali lewat. Saya mengamati supirnya. Jangan-jangan Chou Yun Fat.

Saya sebenarnya enggak terlalu semangat pergi ke Hong Kong. Ah, paling seperti Taipei yang pernah saya datangi. Sebagian memang mirip. Tapi deretan gedung tinggi yang membuat Hongkong lebih fenomenal dari Taipei.

Buat penggemar film-film Hong Kong, jalanan dan kendaraan di kota ini sangat familiar. Trotoarnya, taksinya, kepadatannya, dan tentu saja warna-warni gedung tuanya. Beberapa sudut bahkan seperti masih di era 80-an, saat film-film aksi Hongkong menjadi primadona di Indonesia.

Saya berhenti di sebuah pertigaan Yeung Uk Rd Market. Jalan dipenuhi toko di sisi kanan dan kiri. Mobil boks parkir dan bus parkir beriringan. Beberapa pekerja mulai merapikan dagangan mereka.

Di persimpangan lain lebih bernuansa modern. Kantoran. Orang berpakaian rapi berjalan cepat dan saling mendahului. Sibuk, tapi terkesan membosankan.

Tibalah saya di depan gerbang besar. Tsuen Wan Park. Ini taman hijau dan luas yang tersambung ke laut. Saya melangkah memasuki taman, tapi pikiran masih tertinggal di jalan tadi. Membayangkan berpapasan dengan Liu Te Hua alias Andy Lau.

Hong Kong dari salah satu lantai di kawasan bisnis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.