Menyambut Pagi di Sawah Terasering

Gelap berangsur hilang ketika menyusuri jalan Tegalalang, Gianyar. Lampu-lampu rumah masih menyala, tapi matahari pelan-pelan mengalahkan terang mereka. Ketika melengkah, sama sekali tak terlihat keindahan sawah terasering yang legendaris itu.

Tidak ada waktu terbaik selain di pagi hari untuk menikmati keindahan hijaunya deretan tanaman padi di kawasan Tegalalang, Gianyar. Ini salah satu tempat favorit wisatawan lokal dan mancanegara di Gianyar, Bali.

Meski berbagai tempat wisata sawah bertingkat seperti ini ada di Bali, tapi sawah terasering di Tegalalang ini selalu menjadi destinasi nomer satu. Khususnya buat wisatawan yang ingin mengeksplorasi selain pantai.

Sawah terasering ini mudah dijangkau karena berada di Jalan Raya Tegalalang yang dipenuhi tempat wisata di Gianyar. Tempat ini sebenarnya sawah bertingkat yang kebetulan berada di dinding bukit kecil yang menawarkan pemandangannya menarik. Berkat sistem mekanisme tanah dan air yang bertingkat-tingkat, sawah bertingkat ini dikenal juga dengan nama rice terraces.

Saya sudah menurunin jalur persawahan sebelum pukul enam pagi. Beberapa orang juga tampak bersiap turun. Kebanyakan turis asing. Beberapa pengunjung wanita berdanda untuk menciptakan foto dengan latarbelakang sawah terbaik. Beberapa pasangan melakukan selfie atau saling memotret.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.