Bir dan Kalung Salib

Sosok kaukasia itu melangkah masuk ke kantor kami. Tubuh besarnya memenuhi koridor kantor majalah HAI, sebuah majalah remaja yang digemari di zamannya. Lorong yang dibatasi beberapa kubikel itu tiba-tiba tampak mengecil. Harusnya dia hanya berada di ruang rapat yang biasa dipakai untuk wawancara artis atau selebritis. Tapi siapa berani yang menolak ketika dia minta ke…

Nikmatnya Daging Impala di Carnivore

Dingin menusuk tulang. Bahkan di dalam bus sekali pun. Saya menyesal tidak membawa baju hangat yang cukup tebal dari Jakarta. Kini, kurang dari 10 jalam setelah mendarat di Johannesburg, kami sudah berada di jalan tol menuju pinggiran kota, kawasan pedesaan, Muldersdrift. Perjalanan sekitar 30 menit. Suasana di dalam bus senyap. Sepertinya semua menahan dingin. Dan…

Perjalanan Shasta dan Risa (1)

Anjing kecil itu menggigil di depan pintu rumah. Saya mendapatinya sedang bergelut dengan dingin dan hujan. Sial, pikir saya. Saya lupa memasukkannya ke dalam rumah atau memberinya tempat untuk berteduh saat pergi ke kantor pagi tadi. Saat itu musim hujan, dan bagian depan rumah belum memiliki atap untuk menghalang hujan. Si anjing masih berumur beberapa…

Hari Harimau untuk Harimau Nong Nooch

Harimau Nong Nooch mengedipkan matanya sesekali. Hari masih pagi. Hari baru, pengunjung baru, tapi lehernya tetap diborgol besi besar. Tidak ada yang baru di hari ini buat dirinya. Pengunjung boleh tersenyum, berfoto sepuas mereka. Buatku, hal terbaik adalah berada di alam bebas sana. Mungkin begitu yang dipikirkan harimau Nong Nooch. Saya bertemu harimau Nong Nooch…

Mengenal Nama-nama Nusantara dari Legenda Telaga Remis

Giri Laya menghempaskan diri di kursinya sesaat setelah putrinya, Ratna Pandan Kuning, meninggakan ruangan. Langkah putrinya yang keras menyisakan perdebatan antara mereka. Giri Laya marah, bingung, tapi juga bercampur bangga. Putrinya yang cantik jelita menolak semua pinangan. Penguasa Kesultanan Cirebon itu sebenarnya memiliki calon untuk putrinya. Elang Drajat. Pria gagah yang selalu siap berada di…

Cincin dan sebuah Cerita

“Selamat pagi, Bung,” suara berwibawa agak berlogat Jawa mengagetkan saya dari belakang. Saya berbalik badan, dan membeku setelah melihat si pemilik suara. Jakob Oetama. Salah seorang pendiri perusahaan media Kompas Gramedia (KG). Saya tak tahu mau berbuat apa. Sosok itu melangkah mendekat. Tenang. Menyodorkan tangannya. Kami bersalaman. Bos saya tergopoh-gopoh keluar dari ruangannya menyambut sang…

Bertamu Saat Desa Adat Limbungan Berbenah

Kami tidak puas dengan dua desa adat yang sudah dikunjungi di Lombok, NTB. Desa adat Sade dan Ende yang terletak di kawasan Lombok Tengah terlalu ramai. Kesan komersil melekat di kedua desa ini. Apakah ada desa adat lain yang kayak dikunjungi? Tidak ada yang bisa menjawab seketika.  Di tengah percakapan saat santap siang, muncullah nama desa…

Pilih Taktik, Lupakan Dulu Strategi

Di grup sosmed, bekas teman kantor saya mem-posting foto laptopnya dengan latar belakang orang sedang makan. Dia menulis caption, ”Semangat kerja.” Teman lain menimpali, “Belum ngantor, lo?” Bekerja di kantor atau dari rumah memang menjadi hal lumrah di saat pandemi. “Belum, hanya 30-50 karyawan yang masuk kantor,” katanya. Itu artinya, hanya 10-15 orang yang bisa…

Habis Macet-Macetan Terbitlah Bunga-Bunga

Kendaraan tumpah ruah di jalan yang menanjak dan menyempit. Sopir roda empat pasrah hanya bisa mengandalkan gigi satu atau dua. Jarang menyentuh atau mendorong gigi tiga. Rider roda dua saling menempel dan bersisian. Beberapa rider mencoba menyalip, tapi akhirnya terhenti beberapa meter di depan. Beginilah pengalaman dan pemandangan saat melakukan perjalanan ke kawasan Puncak, Bogor,…

Sebentar tapi Berkesan di Nong Nooch

Supir bus rombongan kami berkali-kali melihat jam di lengannya. Dia mulai gelisah. Dia harus membawa rombongan dari Pattaya City ke Bangkok tanpa kehilangan waktu alias on time. Kota Bangkok hari itu tidak seperti biasanya. Jalan-jalan utama akan ditutup dalam rangka acara “Bike for Dad.” Ribuan pesepeda akan tumpah ke jalan untuk memperingati ulang tahun Raja…

Jejak Penindasan di Mandela House

Winnie Mandela terbangun dari tidurnya. Bukan karena hembusan angin musim dingin yang menusuk tulang. Tapi karena perasaannya sebagai seorang wanita sangat tidak enak. Ada sesuatu yang menghantui sejak semalam, dan semakin meresahkan jelang matahari terbit. Ketika itu bulan Mei 1969. Sebentar lagi memasuki musim dingin yang menusuk. Winnie menatap ke celah-celah dinding rumah kecilnya. Di…

Jelajah Laut Dangkal Bukit Karst Raja Ampat

Vita  menahan diri untuk tidak menceburkan badannya ke laut dangkal di perairan Misool, Raja Ampat. Sejak awal perjalanan dia selalu bertanya kapan bisa berenang dan menyelam. Perairan Namlool, Misool, memang menggoda. Apalagi perairan dangkal yang mengitari bukit-bukit karst yang berserakan. Siapa pun akan tergoda menceburkan diri, ya minimal melangkah di air yang jernih itu. Bukit…